richard ramirez

Kisah Mengerikan Night Stalker, Richard Ramirez

Kisah Mengerikan Night Stalker, Richard Ramirez – Pada musim panas tahun 1985, kecemasan menerpa warga Los Angeles, AS, karena seorang pembunuh berantai tengah berkeliaran dan makan beberapa korban yang rerata ialah seorang wanita di kota mereka.

richard ramirez

Richard Ramirez, dikenal juga sebagai Ricardo Leyva Muñoz Ramírez, ialah pemerkosa dan pembunuh berantai yang bekerja di wilayah Los Angeles dan San Francisco dari 1984 sampai penangkapannya pada Agustus 1985. Figur beresiko yang dipanggil dengan panggilan ‘Night Stalker’ oleh media informasi itu sering bertindak kekerasan seksual, hingga tidak terlalu berlebih bila Ramirez dikatakan sebagai pembunuh paling kejam dalam riwayat Amerika Serikat.

Richard Ramirez terlahir di El Paso, Texas, di tahun 1960. Masa kecilnya sarat dengan penghinaan fisik dan psikis. Lahir dari pasangan Julian dan Mercedes Ramirez. Richard ialah anak bungsu dari 6 bersaudara, pasien epilepsi, dan diterangkan oleh ayahnya sebagai “anak yang baik”, sampai keterkaitannya dengan narkoba. Cari jalan untuk larikan diri dari tempat tinggalnya, ia mengidolakan sepupunya Miguel Ramirez yang sering dipanggil Mike. Miguel pernah jadi Baret Hijau di Vietnam dan benar-benar memiliki gangguan. Ia akan memberitahu anak muda yang gampang dipengaruhi mengenai Situs Judi Slot Online Terbaik Mudah Menang bagaimana ia sudah memerkosa dan menghajar masyarakat sipil yang tidak bersalah, memutilasi mereka. Ia punyai photo untuk memberikan bukti. Wanita diikat ke pohon. Photo memperlihatkan Miguel memerkosa mereka.

Mike mengajari Ramirez merokok ganja, ketrampilan membunuh, sampai ketrampilan membuat senjata. Keadaan psikis Ramirez semakin menjadi-jadi sesudah dengan mata kepalanya sendiri, dia menyaksikan Mike tembak istrinya, Jessie pas di kepalanya.
Sesudah penembakan itu, Ramirez pada akhirnya menarik diri dari keluarga. Di saat-saat kelamnya, Ramirez mulai memakai LSD dan tumbuhkan ketertarikan pada Satanisme. Periode remaja Ramirez mulai diisikan oleh fantasi seksual seperi kekerasan, sadomasokis, sampai pemerkosaan.

Tindakan kriminil pertama Ramirez dilaksanakan di tanggal 17 Maret 1985. Ramirez serang rumah seorang wanita namanya Maria Hernandez yang berumur 22 tahun. Di rumah itu, Ramirez membunuh seorang pria namanya Dayle Okazaki (34).
Sesudah serang rumah itu, Ramirez langsung beralih ke Slot Yang Paling Sering Kasih Menang arah Monterey Park dan tembak seorang Pria yang ada di mobil namanya Tsai-Lian Yu (30). Atas gempuran itu, warga kota mulai cemas dan media mulai menyebutnya sebagai “The Walk-in Killer”.

Kemudian, Ramirez terus berkeliling-keliling Los Angeles dan San Fransisco cari dan membunuh beberapa korban baru. Sampai pada akhirnya sketsa muka dan sidik jarinya juga didapat oleh beberapa penyidik Amerika Serikat, dan bawa Ramirez keluar tempat pesembunyiannya dan sukses untuk diadili.

Karena permintaan banding tidak berbuntut dari faksi tergugat dan Ramirez minta advokat yang lain, persidangannya tidak diawali sepanjang 4 tahun. Pada akhirnya, pada Januari 1989, sudah dipilih seorang juri, dan persidangan juga diawali.

Pada 20 September 1989, Richard Ramirez dipastikan bersalah atas 43 tuduhan di Los Angeles County, terhitung 13 pembunuhan, dan tuduhan terhitung pencurian, sodomi, dan pemerkosaan. Ia dijatuhkan hukuman mati atas tiap dakwaan pembunuhan. Pada tahapan hukuman, Ramirez diberitakan tidak mau advokatnya mengemis untuk nyawanya.

Saat dibawa keluar ruangan sidang, Ramirez membuat simbol satanisme dengan tangan kirinya yang dirantai. Ia menjelaskan ke reporter, “Permasalahan besar. Kematian selalu ikuti daerah itu. Sampai jumpa di Disneyland.”

Ramirez pun menerima hukuman mati di rumah barunya, Penjara San Quentin.