Kisah Ted Bundy , Psikopat Tampan Yang Tega Memenggal Para Mantan Kekasihnya

Kisah Ted Bundy

Kisah Ted Bundy – Banyak orang yang beranggapan jika psikopat disebabkan karena gangguan jiwa seseorang. Namun apa jadinya jika seorang psikopat adalah seseorang yang paham dan mengerti tentang kejiwaan ?

Psikopat yang kami maksud adalah Ted Bundy , seorang psikolog dengan paras tampan yang telah banyak membunuh wanita cantik. Tak hanya itu , Ted juga mengkoleksi potongan kepala dari para korban dan disimpan di dalam kamar apartemen pribadinya.

Penasaran sesadis apa psikopat yang satu ini ? Yuk langsung saja kita simak kisah Ted Bundy berikut ini.

Kisah Ted Bundy

Ted Bundy lahir di Burlington, Vermont, pada 24 November 1946. Ia merupakan anak yang lahir di luar pernikahan. Untuk menutupi malunya , sang Ibu terpaksa merahasiakan jika Ted adalah anak kandungnya. Kakek dan neneknya mengaku bahwa Bundy adalah anak mereka dan sang ibu dikenalkan sebagai kakak perempuannya.

Sangat mengetahui jika sosok kakak perempuannya ternyata adalah Ibu kandungnya sendiri , Ted merasa sangat syok dan mengalami kejatuhan mental. Sang Ibu menikah lagi , namun hubungan Ted dengan Ayah tirinya tidak pernah berjalan mulus. Bahkan segala upaya yang dilakukan oleh Ayah tirinya untuk mendekatkan diri dengan Ted tidak pernah berhasil.

Kisah Ted Bundy

Ted tumbuh menjadi pribadi yang pendiam dan penyendiri , namun ia menjadi salah satu sosok yang paling menonjol di universitasnya karena parasnya yang tampan dan otaknya yang cerdas. Pada tahun 1972 , Ted mendapatkan pacar pertamanya bernama Stephanie saat ia berkuliah di Universitas Washington. Namun sayangnya kisah percintaan Ted berujung teragis karena Stephanie meninggalkan dirinya tanpa alasan.

Ted yang sakit hati berobsesi untuk bisa menjadi seorang yang kaya raya dan membuat Stephanie menyesal atas perbuatannya tersebut. Setelah lulus kuliah , Ted terjun ke dunia politik dan menjadi juru kampanye kharismatik untuk Partai Republik.

Singkat cerita , Ted yang sudah memiliki harta berlimpah kembali menjalin hubungan dengan Stephanie. Bahkan ia berhasil meyakinkan Stephanie untuk menikah dengannya. Namun karena rasa balas dendam yang terlalu tinggi , Ted akhirnya meninggalkan Stephanie begitu saja.

Kisah Ted Bundy

Sakit hati Ted pada Stephanie sepertinya belum juga terpuaskan. Setelah kembali putus dari cinta pertamanya , Ted menjadi semakin gila. Ia selalu mendapatkan wanita-wanita cantik ke dalam pelukannya. Namun sayangnya semua perempuan itu hanya menjadi pelampiasan dari dendam Ted pada sang cinta pertamanya saja.

Setelah mengencani dan menidurinya, Ted akan membunuh mereka dengan sadis lalu mengambil potongan kepalanya. Potongan kepala wanita-wanita cantik itu disimpan di apartemennya sebagai kenang-kenangan.

Beruntungnya ada salah satu dari korban Ted yang berhasil melarikan diri dan melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Ted akhirnya berhasil Slot Online Paling Gacor ditangkap dan dinterograsi oleh pihak kepolisian. Dari interograsi yang dilakukan , Ted diketahui telah membunuh kurang lebih 30 orang wanita yang berambut panjang dan menyimpan 12 potongan kepala di apartemennya.

Kisah Ted Bundy

Setelah menjalani persidangan, akhirnya Ted dijatuhi Hukuman mati dengan kursi listrik. Jenazah Ted kemudian dikremasi. Sebelum menjalani hukuman mati, Ted sempat meminta agar abu dari jasadnya untuk ditebar di pegunungan Cascade di Washington, salah satu tempat di mana ia pernah melakukan aksi pembunuhan kejinya itu.