Daftar Kisah Pembunuhan Yang Masih Menjadi Misteri

Daftar Kisah Pembunuhan yang pernah terjadi belum terpecahkan Tidak semuanya kejahatan bisa diakhiri. Ditulis dariThe Occoult Museum, Tubuh Statistik Amerika Serikat mendata, cuma 64 prosen masalah pembunuhan di Amerika yang bisa disibak serta berakhir penangkapan. Bekasnya, jadi rahasia yang gak teratasi.

Beberapa Daftar Kisah Pembunuhan yang gak tuntas, akan tetap memunculkan keinginantahuan beberapa orang. Bahkah peristiwanya kerapkali jadi buah pikiran buat banyak buku, film, serta yang lain.

Peristiwa-kisah di bawah ini adalah Daftar masalah pembunuhan sangat menyeramkan yang tidak sukses teratasi. Dengan kengerian sekalian rasa ingin tahu, beberapa kasus ini selalu mengacau keinginantahuan banyak penduduk Amerika sampai waktu ini.

Daftar Kisah Pembunuhan

1.”Villisca Axe Murder House”

Tahun 1912, keluarga Moore tinggal dalam rumah tua bercat putih, di kota kecil Villisca, Iowa. Satu malam, Joe serta Sarah Moore tidur di lantai atas, sementara ke-4 anak mereka tidur di ruang yang lainnya. Ada 2 orang kawan anak mereka yang bertandang serta turut bermalam dari Situs Judi Slot Online Bet Rendah Deposit Pulsa sana.

Siapa duga, semua bakal wafat mengenaskan malam itu. Di pagi buta, satu orang masuk menumpuk ke rumah keluarga Moore, tidak tahu siapa. Satu lengan bawa lampu minyak yang redup, lengannya yang lainnya menenteng suatu kapak besar.

Besok hari, seseorang tetangga mendapatkan semuanya orang yang ada dalam rumah itu bersimbah darah, wafat secara mengenaskan. Dibabat memanfaatkan suatu kapak.

Menurut pengumpulan bukti-bukti, kepala Joe memperoleh hajaran kapak paling tidak 30 kali. Anehnya, si pembunuh seperti melaksanakan sejumlah ‘ritual’ seusai dia melumat seluruh orang. Contohnya tutup semuanya cermin dengan kain, membalut semuanya kepala yang dia dengan seprei, terkecuali Joe.

Si pembunuh lantas meletakkan daging mentah di ruangan tengah, di atasnya ada suatu gantungan kunci. Faksi kepolisian gak dapat memperjelas dengan jelas terkait semuanya itu.

2.Pembunuhan Keddie di Kabin 28

Di tahun 1981, Glenna “Sue” Sharp tinggal sama 5 anaknya di kabin no. 28 di pegunungan Sierra Nevada di Keddie, California. Di antara malam 11 April serta pagi 12 April, satu orang yang tak diketahui secara kasar, dengan suatu palu, menggasak Sue, putranya yang berumur 15 tahun, John, serta temannya yang berusia 17 tahun, Dana Wingate.

Sewaktu pagi hari, anak wanita Sharp yang paling tua bangun serta mendapatkan mayat keluarganya. Sementara adiknya, Tina, yang berumur 12 tahun lenyap. Ajaibnya, adik bungsu serta seseorang temannya yang nyenyak waktu gempuran itu selamat.

Tak ada penangkapan yang sempat pernah dikerjakan. Masalahnya jadi rahasia. Di tahun 2004, dijumpai tengkorang di dekat Air Terjuan Feather. Tengkorak itu yaitu tengkorak Tina yang dahulu raib.

3.Pembunuhan Torso, ‘Penjagal’ dari Cleveland

Satu diantara kejahatan yang termasyhur di Northesast Ohio yaitu momen pembunuhan yang dikatakan dengan ‘Torso’ atau ‘Kingsbury Run’ yang berlangsung di tengah tahun 1930.

Pembunuhan berlangsung dengan begitu menyeramkan. Dia terus melaksanakan mutilasi. Oleh karena itu, banyak orang-orang mengira si pembunuh yaitu seseorang pakar anatomi, seperti seseorang penjegal, dokter, perawat, atau satu orang yang bekerja di ruangan bedah.

Biasanya korban ‘pembunuhan Torso’ dijumpai di wilayah yang dikatakan ‘Kingsbury Run’, suatu jurang yang demikian terjal. Anehnya, si pembunuh banyak mengintai masyarakat ‘kumuh’ kota Cleveland, seperti pelacur, gelandangan, pengangguran, serta yang lain.

Pembunuhan ini jadi masalah yang memusingkan faksi kepolisian. Mereka sampai sempat salah tangkap, faksi kepolisian kepanikan serta tidak benar dalam menyidik masalah ini. Menurut Issu, pembunuhan ini ada tautannya dengan masalah ‘The Black Dahlia Murder’.

4.The Black Dahlia

Di tanggal 15 Januari 1957 badan telanjang wanita muda beusia 22 tahun, Elizabeth Short, dijumpai terbujur di tanah kosong di wilayah Leimert Park. Situasinya demikian sial, kekurangan darah sebab badannya dipotong jadi dua. Mutilasi dikerjakan dengan memangkas pinggang.

Medium setelah itu memberikan nama masalah mutilasi yang masih belum teratasi ini, sampai oleh FBI, dengan istilah ‘The Black Dahlia’. Pembunuhan ini benar-benar demikian spektakuler serta sadis, contohnya si pembunuh menyobek bibir wanita itu nyaris sampai telinga. Cidera sobekan itu semisal berniat dibentuk serupa dengan senyuman kepribadian Joker dalam film Batman.

Masalah pembunuhan ini pun memberi inspirasi suatu film, ‘The Blue Dahlia’ (1946). Film itu berkisah kehidupan Elizabeth dari hidupnya selaku seseorang bentuk yang lagi coba karirnya di Hollywood, sampai masalah meninggalnya.

5.Pembunuhan Sinar Bulan Texarkana

Di tahun 1946, sekumpulan pembunuhan membikin kota Texas kuatir. Saat bulan Februari tahun itu, “Pembunuh Phantom” mulai menyerbu pasangan waktu senja dalam akhir minggu, mulai dengan Jimmy Hollis serta Mary Larey, yang ke-2 nya selamat.

Gempuran seterusnya, cuma empat minggu setelah itu, mengambil nyawa Richard Griffin serta Polly Ann Moorer, sementara pasangan yang lain, Paul Martin serta Betty Jo Booker, merasakan nasib yang serupa tiga minggu selanjutnya.

Selaku respon, masyarakat mempersenjatai diri, polisi mempertingkat patroli, toko tutup lebih dini, serta Texas Rangers menyidik. Seusai ‘hantu’ menyerbu Katie Starks serta membunuh suaminya Virgil. Pembunuhan itu stop, namun jadi selalu hidup dengan memberi inspirasi film, “The Town that Dreaded Sundown” (1976).

6.Boy in the Box

Di 25 Februari 1957, di wilayah Fox Chase di Philadelphia, udah dijumpai mayat terbungkus selimut yang ditempatkan ke kotak kardus. Korban diprediksikan berumur 4 sampai enam tahun, dengan tandanya kurang nutrisi yang kritis, pukulan, serta rambut yang baru-baru ini dicukur.

Pelacakan di TKP sukses mendapatkan topi, kerudung, serta saputangan anak. Suatu medium lokal sempat menampung sejumlah pernyataan. Yang sangat mengagetkan, seseorang wanita mengakui kalau ibunya yang kejam udah beli, menganiaya, serta secara tak berniat membunuh anak lelaki itu sebelumnya buang badannya.

Di tahun 2016, Pusat Nasional buat Anak Raib menambah rekonstruksi parasnya ke database mereka, namun, sampai ini hari, identitas serta kematian anak ini masih jadi rahasia.

7.Long Island Daftar Kisah Pembunuhan

Seseorang pria yang diketahui selaku “Gilgo Beach Killer” atau “Craigslist Ripper” membunuh 10 sampai 16 orang yang berkaitan prostitusi waktu 2 dasawarsa. Di tahun 2010, Shannan Gilbert, 24 tahun, raib di Oak Beach. Sekian bulan setelah itu mayatnya dijumpai terbenam dalam sesuatu rawa.

Gak jauh dari tempat itu, dijumpai juga jasad seseorang wanita dalam karung goni disamping jalan Ocean Parkway, serta sejumlah mayat dijumpai juga gak jauh disana.

Di April 2011, banyak dijumpai di dalam tempat pembuangan sampah di dekat Long Island, Pantai Gilgo, serta Pantai Oak. Polisi yakin sang pembunuh yaitu seseorang pria kulit putih berumur 20 sampai 40 tahun.

Dia jadi buronan, menghantui wilayah Long Island dengan kejahatannya yang menyeramkan serta peluang korban yang lain belum dijumpai.

Tersebut barisan beberapa kasus pembunuhan sebagai rahasia di sebagian lokasi di Amerika. Sejumlah peristiwanya jadi demikian terkenal. Kemungkinan, masihlah banyak masalah pembunuhan yang lain yang belum terkuak. Beberapa kasus itu berganti jadi suatu narasi yang menyeramkan, dan menghantui penduduk dari sana.

Killer Clown John Wayne Gacy

Mengenal Killer Clown John Wayne Gacy, Pembunuh Berantai Berkostum Badut!

Mengenal Killer Clown John Wayne Gacy – Pembunuh berantai menjadi makhluk paling edan yang berkeliaran di Bumi. Biasanya mereka tak puas dengan hanya membunuh satu orang saja, mereka akan kembali di peristiwa lain untuk memangsa korban kedua dan seterusnya. Itulah kenapa mereka dicap sebagai pembunuh berantai.

Selain itu, motifnya juga berbagai jenis, ada yang diawali dengan serangan seksual ataupun perampokan. Salah satu pembunuh berantai paling kejam di antaranya merupakan John Wayne Gacy yang dikenal sebagai Killer Clown seperti nama salah satu Slot Online Gampang Menang.

Mengenal Killer Clown John Wayne Gacy, Pembunuh Berantai Berkostum Badut!

John Wayne Gacy si Badut Pembunuh atau Killer Clown, di siang hari dia bekerja sebagai relawan badut penghibur untuk buah hati-buah hati dalam pesta ulang tahun dan di rumah sakit. Malam harinya, membisu-membisu dia menyodomi sampai membunuh 33 remaja laki-laki antara 1972 sampai 1978. Pada 10 Mei 1994, Gacy dieksekusi dengan suntikan mematikan. Kegilaan dari John Wayne Gacy hampir sama dengan Wanita Terkejam Elizabeth Bathory.

Perjalanan Hidup Killer Clown

Gacy lahir pada 17 Maret 1942, di Chicago, Illinois. Dia merupakan buah hati kedua dari tiga bersaudara dari John Stanley Gacy dan Marion Robinson.

Semenjak usia 4 tahun, Gacy sudah berulangkali mengalami kekerasan secara lisan dan jasmaniah oleh ayahnya yang pecandu alkohol.

Pada usia 11 tahun, Gacy dirawat di rumah sakit selama sebagian bulan setelah tiba-tiba pingsan yang tak bisa dipahami tim medis.

Ayahnya menyimpulkan bahwa Gacy pura-pura pingsan sebab dokter tak bisa mendiagnosis alasan pingsannya.

Sesudah 5 tahun keluar-masuk rumah sakit, kesudahannya ditemukan bahwa dia memiliki gumpalan darah di otak yang diizinkan. Namun, ayahanya terus menyiksanya.

Sehingga, dia putus sekolah sebab kesulitan mengejar tertinggal pelajaran dikala dia keluar-masuk rumah sakit.

Ejekan ayahnya kian menjadi. Menurut ayahnya itu bukti bahwa Gacy bodoh.

Pada usia 18 tahun dia masih tinggal bersama ayah dan ibunya dengan terlibat dalam sebagian kesibukan, merupakan dalam klasifikasi Partai Demokrat dan bekerja menjadi asisten kantor polisi.

Dikala itu, dia merasakan perhatian positif yang dikasih orang-orang di luar lingkungan rumahnya dan dia menganggap itu pencapaian besarnya. Namun, ayahnya dengan kencang memadamkan kebahagiannya.

Bertahun-tahun dilecehkan ayahnya, dia merasa lelah, dan setelah dilarang menerapkan kendaraan beroda empat sendiri oleh ayahnya, kesudahannya dia menentukan keluar dari rumah untuk pindah ke Las Vegas, Nevada.

Pada 2 Januari 1972, Gacy berjumpa korban menghilangkan nyawa orang lain pertamanya, Timothy Jack McCoy (16 tahun) dikala dia menunggu bus yang datang esok hari. Gacy menawarkan menginap di rumahnya.

Paginya McCoy menolong menyiapkan sarapan dan membawanya ke kamar Gacy dengan masih mengatur pisau. Gacy mengira McCoy akan menyerangnya, karenanya dengan sigap Gacy membunuh dan berkaitan seksual dengan mayatnya.

Hal itu membuatnya ketagihan sebab dia mengaku merasakan sensasi seksual yang tinggi. Untuk menutupi jejak, mayat itu dia kubur di bawah rumahnya.

Kemudian, dia bersiasat dengan bekerja di bidang konstruksi dan membuka lowongan kerja untuk para remaja laki-laki yang bisa dibayar murah.

Mayat yang menumpuk di rumahnya membuat bau busuk kian menyengat sampai tetangganya minta Gacy untuk menghilangkan bau itu yang tak dikenal tetangganya dari mana asalnya.

Gacy memainkan identitas ganda, di mana dia melancarkan aksinya pada malam hari sebagai penjahat kelamin dan pembunuh, pada siang hari dia berusaha menjadi relawan di lingkungan rumahnya.

Dia menjalin hubungan dekat dengan para tetangganya, berwajah ramah. Dia sering kali juga menerapkan kostum Pogo si Badut untuk menghibur buah hati-buah hati di pesta ulang tahun dan di rumah sakit buah hati.

Namun-orang suka John Wayne Gacy pada siang hari, sebagai pemilik bisnis yang sukses dan orang yang bertindak bagus di kelompok sosial.

Namun, banyak yang tak tahu identiasnya pada malam hari, selain para korbannya. Dia merupakan seorang pembunuh sadis yang berkeliaran.

Pada 11 Desember 1978, di Des Moines, Robert Piest yang berusia 15 tahun sirna setelah meninggalkan pekerjaannya di toko obat.

Sebelumnya, Piest memberitahu ibu dan rekan kerjanya bahwa dia akan melakukan wawancara dengan kontraktor konstruksi untuk penempatan pada musim panas akan datang.

Namun, dia menghilang tak kembali ke rumah. Namun melapor polisi.

Pemilik toko obat mengatakan kepada penyidik bahwa kontraktor hal yang demikian merupakan John Gacy. Gacy dihubungi oleh polisi, dia mengaku berada di toko obat pada malam bocah itu menghilang, namun menentang pernah berbicara dengan remaja itu.

Penyangkalan Gacy mengundang kecurigaan. Penyelidik melakukan pemeriksaan latar belakang yang menyuarakan catatan kezaliman masa lalu Gacy.

Pada 13 Desember 1978, surat perintah untuk menggeledah rumah Gacy. Barang bukti yang bisa dikumpulkan antara lain cincin SMA angkatan 1975 berinisial JAS, borgol, narkoba, SIM, pornografi buah hati, lencana polisi, senjata api dan amunisi, pisau lipat, sepotong karpet bernoda, sampel rambut dari kendaraan beroda empat Gacy, kuitansi kios, serta sebagian item pakaian bergaya remaja dalam ukuran yang tak sesuai dengan Gacy.

Penyelidik juga turun ke ruang merangkak, di mana di situlah Gacy menguburkan korban-korbannya. Namun, polisi dikala itu tak mencurigai tempat itu. Bau busuk dari ruang itu dipikr sebab dilema limbah.

Gacy dalam pengawasan 24 jam sehari, sebab dia tersangka utama mereka dalam kasus menghilangnya Piest, yang tengah diselidiki.

Menyadari akan seketika dicokok, pria itu mendatangi rumah teman-temannya untuk menyuarakan selamat tinggal dan mengaku membunuh 30-an orang.

Tak Gacy benar-benar dicokok dan surat penggeledahan kedua dikeluarkan polisi, membuat dia kian tersudut.

Dapat memiliki metode lagi untuk memainkan situasi, dia mengaku membunuh Robert Piest dan remaja laki-laki lainnya. Lewat mencapai 45 sejak 1974.

Gacy juga membeberkan bagaimana dia menahan korbannya dengan berpura-pura melakukan trik sulap, yang mengharuskan mereka diborgol.

Pengacara catatan gigi dan radiologi, 25 dari 33 mayat yang ditemukan sukses diidentifikasi. Dalam upaya untuk mengidentifikasi sisa korban yang tak dikenal, percobaan DNA dijalankan dari 2011 sampai 2016.

Gacy diadili pada 6 Februari 1980, atas menghilangkan nyawa orang lain 33 pemuda.

Sesudah pembelanya mencoba menandakan bahwa Gacy edan, namun juri dari 5 wanita dan 7 pria tak setuju. Sesudah hanya 2 jam berunding, juri mengembalikan vonis bersalah dan Gacy dijatuhi sanksi mati.

John Wayne Gacy dieksekusi dengan suntikan mematikan pada 9 Mei 1994. Kata-kata terakhirnya merupakan, \”kiss my ass.\”

Misteri Museum Wayang Jakarta

Misteri Museum Wayang Jakarta

Museum Wayang adalahkeliru satu wilayah wisata yang terdapat di area Kota Tua, Jakarta Barat. Di museum itu terdapat tidak sedikit tipe figur pewayangan yang berasal berasal dari Indonesia dan negara-negara asing. Namun, bangunan yang dibuat pada th. 1640 ini punya tidak sedikit kisah misteri dan kisah seram night stalker yang dulu paling populer. Keberadaan makam pendiri Batavia, JP Coen sendiri menambah situasi di museum menjadi kian angker. Hujan gerimis mengguyur area yang ramai dijadikan wilayah wisata untuk masyarakat, baik wisatawan lokal maupun asing. Kawasan Kota Tua, walau pun tengah gerimis dan mendung area tersebut masih ramai oleh semua pengunjung. Terlebih, banyaknya objek wisata menjadikan wilayah yang dahulunya dijadikan area terpenting untuk koloni Belanda ini kian ramai.

Misteri Museum Wayang Jakarta

Kota Tua Jakarta sampai kini dikenal sebagai tempat wisata peristiwa yang terkenal untuk para wisatawan lokal dan mancanegara. Di samping banyaknya eksistensi gedung tua dan pun Taman Fatahillah yang ramai bareng dengan pengunjung, area ini pun punya pelbagai museum untuk pengunjung yang gemar memandang benda-benda bersejarah. Namun salah satu semua museum itu, tersimpan cerita mistisnya setiap yang dapat membuat bulu kuduk berdiri. Salah satunya laksana yang tidak sedikit dikisahkan di Museum Wayang.

Di sisi tepi area Kota Tua itu terpancar suatu bangunan kuno yang menjadi pesona terendiri untuk {beberapa|sebagian|lebih berasal dari satu} masyarakat. Bangunan yang dulunya dijadikan sebagai gereja Oude Hollandsche Kerk untuk pemerintahan kolinial Belanda tersebut kini diolah oleh pemerintah Indonesia menjadi Museum Wayang. Di museum itu terdapat tidak sedikit koleksi pewayangan dan pun ada makam yang dulunya adalahtokoh pembesar Belanda yang meninggal pada era colonial Belanda mempunyai nama Jan Pieter Zoon Coen. Karena warisan zaman colonial, ragam cerita hantunya pun pun mengenai bareng dengan memori era Belanda. Ada figure raksasa yang tingginya hampir capai langit – langit ruangan, terdapat nada serdadu Londo berjajar lengkap denngan aba – aba komando berbahasa Belanda, ragam teriakan tidak jelas, ringkikan nada kuda, dan masih tidak sedikit lainnya.

Sejarah Museum Wayang

Sebelum menjadi museum, gedung di area Kota Tua Jakarta ini dulunya adalahsebuah bangunan gereja mempunyai nama De Oude Hollandche Kerk atau Gereja Lama Belanda yang di bina di th. 1640. Melansir laman situsbudaya.id, gereja tersebut kemudian mengalami perombakan di th. 1732 dan namanya diolah menjadi Gereja Baru Belanda atau De Nieuwe Hollandse Kerk. Sayangnya, dampak gempa bumi yang terjadi di th. 1808, bangunan gereja itupun roboh. Selanjutnya, Ikatan Kesenian dan Ilmu Batavia atau Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen pun memungut keputusan melakukan pembelian barang bangunan bekas gereja tersebut yang di berikan kepada Yayasan Oud Batavia yang mengubahnya menjadi Oud Bataviaasche Museum pada th. 1939, laksana yang tidak sedikit dikisahkan di Museum Wayang.

Benda koleksi Museum Wayang

Seperti namanya, Museum Wayang Kota Tua berada di wilayah Wisata Kota Tua Jakarta yang lokasinya berdampingan bersama dengan ikon bangunan Kota Tua tersebut sendiri atau yang biasa dinamakan Jakarta History Museum, tepatnya di Jalan Pintu Besar Utara 27, Jakarta Barat. Ketika mengunjungi museum yang kadang digunakan sebagai slot yang paling sering kasih menang ini, perihal yang sangat memetik perhatian ialah bentuk bangunannya dan pun koleksinya. Mengapa? Pasalnya, arsitektur bangunan tua museum amat amat kental nuansa Eropa yang langsung dapat diamati berasal dari anggota depan. Sedangkan tentang koleksinya, Museum Wayang punya ribuan wayang dan boneka kayu lainnya yang berasal berasal dari pelbagai daerah di Indonesia, lagipula hingga luar negeri laksana boneka berasal dari Malaysia, Thailand, sampai Suriname.

Tidak melulu itu saja, Syarif pun mengalami perihal yang lebih membuatnya merinding kala Museum Wayang didalam situasi telah tutup. Ia menceritakan memandang penampakan wanita berbaju merah yang terjadi melewatinya kala Syarif tengah terjadi santai di wilayah didalam Museum Wayang.

richard ramirez

Kisah Mengerikan Night Stalker, Richard Ramirez

Kisah Mengerikan Night Stalker, Richard Ramirez – Pada musim panas tahun 1985, kecemasan menerpa warga Los Angeles, AS, karena seorang pembunuh berantai tengah berkeliaran dan makan beberapa korban yang rerata ialah seorang wanita di kota mereka.

richard ramirez

Richard Ramirez, dikenal juga sebagai Ricardo Leyva Muñoz Ramírez, ialah pemerkosa dan pembunuh berantai yang bekerja di wilayah Los Angeles dan San Francisco dari 1984 sampai penangkapannya pada Agustus 1985. Figur beresiko yang dipanggil dengan panggilan ‘Night Stalker’ oleh media informasi itu sering bertindak kekerasan seksual, hingga tidak terlalu berlebih bila Ramirez dikatakan sebagai pembunuh paling kejam dalam riwayat Amerika Serikat.

Richard Ramirez terlahir di El Paso, Texas, di tahun 1960. Masa kecilnya sarat dengan penghinaan fisik dan psikis. Lahir dari pasangan Julian dan Mercedes Ramirez. Richard ialah anak bungsu dari 6 bersaudara, pasien epilepsi, dan diterangkan oleh ayahnya sebagai “anak yang baik”, sampai keterkaitannya dengan narkoba. Cari jalan untuk larikan diri dari tempat tinggalnya, ia mengidolakan sepupunya Miguel Ramirez yang sering dipanggil Mike. Miguel pernah jadi Baret Hijau di Vietnam dan benar-benar memiliki gangguan. Ia akan memberitahu anak muda yang gampang dipengaruhi mengenai Situs Judi Slot Online Terbaik Mudah Menang bagaimana ia sudah memerkosa dan menghajar masyarakat sipil yang tidak bersalah, memutilasi mereka. Ia punyai photo untuk memberikan bukti. Wanita diikat ke pohon. Photo memperlihatkan Miguel memerkosa mereka.

Mike mengajari Ramirez merokok ganja, ketrampilan membunuh, sampai ketrampilan membuat senjata. Keadaan psikis Ramirez semakin menjadi-jadi sesudah dengan mata kepalanya sendiri, dia menyaksikan Mike tembak istrinya, Jessie pas di kepalanya.
Sesudah penembakan itu, Ramirez pada akhirnya menarik diri dari keluarga. Di saat-saat kelamnya, Ramirez mulai memakai LSD dan tumbuhkan ketertarikan pada Satanisme. Periode remaja Ramirez mulai diisikan oleh fantasi seksual seperi kekerasan, sadomasokis, sampai pemerkosaan.

Tindakan kriminil pertama Ramirez dilaksanakan di tanggal 17 Maret 1985. Ramirez serang rumah seorang wanita namanya Maria Hernandez yang berumur 22 tahun. Di rumah itu, Ramirez membunuh seorang pria namanya Dayle Okazaki (34).
Sesudah serang rumah itu, Ramirez langsung beralih ke Slot Yang Paling Sering Kasih Menang arah Monterey Park dan tembak seorang Pria yang ada di mobil namanya Tsai-Lian Yu (30). Atas gempuran itu, warga kota mulai cemas dan media mulai menyebutnya sebagai “The Walk-in Killer”.

Kemudian, Ramirez terus berkeliling-keliling Los Angeles dan San Fransisco cari dan membunuh beberapa korban baru. Sampai pada akhirnya sketsa muka dan sidik jarinya juga didapat oleh beberapa penyidik Amerika Serikat, dan bawa Ramirez keluar tempat pesembunyiannya dan sukses untuk diadili.

Karena permintaan banding tidak berbuntut dari faksi tergugat dan Ramirez minta advokat yang lain, persidangannya tidak diawali sepanjang 4 tahun. Pada akhirnya, pada Januari 1989, sudah dipilih seorang juri, dan persidangan juga diawali.

Pada 20 September 1989, Richard Ramirez dipastikan bersalah atas 43 tuduhan di Los Angeles County, terhitung 13 pembunuhan, dan tuduhan terhitung pencurian, sodomi, dan pemerkosaan. Ia dijatuhkan hukuman mati atas tiap dakwaan pembunuhan. Pada tahapan hukuman, Ramirez diberitakan tidak mau advokatnya mengemis untuk nyawanya.

Saat dibawa keluar ruangan sidang, Ramirez membuat simbol satanisme dengan tangan kirinya yang dirantai. Ia menjelaskan ke reporter, “Permasalahan besar. Kematian selalu ikuti daerah itu. Sampai jumpa di Disneyland.”

Ramirez pun menerima hukuman mati di rumah barunya, Penjara San Quentin.

Wanita Terkejam Elizabeth Bathory

Báthory sudah dicap oleh Guinness World Records dan situs slot terpercaya sebagai pembunuh wanita betul-betul produktif , meskipun jumlah korbannya masih diperdebatkan. Báthory dan empat kolaboratornya dituduh menganiaya dan membunuh ratusan gadis dan perempuan antara tahun 1590 dan 1610.

Jumlah Nyawa Elizabeth Bathory

Wanita Terkejam Elizabeth Bathory

Jumlah korban tertinggi yang dilafalkan selama persidangan Báthory yaitu 650 namun jumlah ini berasal dari klaim oleh seorang gadis pelayan mempunyai nama Susannah bahwa Jakab Szilvássy, pejabat pengadilan Báthory, sudah menyaksikan sosok hal yang demikian di salah satu kitab pribadi Báthory dalam pembunuhan berantai 1 keluarga. Buku hal yang demikian tak pernah terbongkar dan Szilvássy tak pernah menuliskannya dalam kesaksiannya. Terlepas dari bukti yang menyanggah Báthory, kepentingan keluarganya melindunginya dari hukuman mati. Ia dipenjarakan pada bulan Desember 1610 di dalam Kastil Csejte , di Hongaria Atas (kini Slovakia).

Cerita-cerita dari Bathory ini sadis menghilangkan nyawa orang lain berantai diverifikasi oleh pernyataan lebih dari 300 saksi dan korban serta bukti fisik dan ketidakhadiran mencekam dimutilasi mati, sekarat dan gadis-gadis dipenjara ditemukan pada dikala dia menangkap.

Cerita yang mencerminkan kecenderungan vampir Báthory , seperti cerita bahwa dia bermandikan darah perawan untuk menjaga masa mudanya, biasanya disalin bertahun-tahun setelah kematiannya, dan dinikmati tak dapat diandalkan. Kisahnya dengan cepat menjadi elemen dari kisah rakyat nasional , dan keburukannya berlanjut hingga hari ini. Sebagian bersikeras dia terinspirasi Bram Stoker’s Dracula (1897), meskipun tak terdapat bukti yang mendukung hipotesis ini. Nama panggilan dan julukan sastra yang dihubungkan dengannya tergolong The Blood Countess dan Countess Dracula.

Penelusuran

Antara 1602 dan 1604, setelah desas-desus mengenai kekejaman Báthory menyebar ke semua kerajaan, pendeta Lutheran István Magyari mengemukakan keluhan terhadapnya, bagus di depan lazim maupun di pengadilan di Wina. Pihak memiliki wewenang Hongaria mengambil sejumlah waktu guna merespon keluhan Magyari. Hasilnya, pada tahun 1610, Raja Matthias II menugaskan Thurzó, Palatine Hongaria , guna menyelidiki. Thurzó menyuruh dua notaris , András Keresztúry dan Mózes Cziráky , untuk mengoleksi bukti pada Maret 1610. Pada Oktober 1610 mereka sudah mengoleksi 52 pengakuan saksi; pada tahun 1611, jumlah hal yang demikian meningkat menjadi lebih dari 300.

Penjara dan Kematian

Pada tanggal 25 Januari 1611, Thurzó mencatat dalam suatu surat untuk Raja Hongaria Matthias tentang penangkapan terdakwa Elizabeth Báthory dan pengurungannya di kastil. Palatine malahan mengoordinasikan langkah-langkah investigasi dengan perjuangan politik dengan Pangeran Transylvania. Janda hal yang demikian ditahan di kastil Csejte sekitar sisa hidupnya, di mana dia meninggal pada usia 54 tahun. Seperti yang ditulis György Thurzó, Elizabeth Báthory dikurung di suatu ruangan berbata, namun situs judi slot online menurut keterangan dari sumber beda (dokumen tertulis dari trafik pendeta, Juli 1614), dia dapat bergerak bebas dan tanpa hambatan di kastil, jadi hari ini perbudakan dapat disebut tahanan rumah.

Ia mencatat surat wasiat pada bulan September 1610, di mana dia meninggalkan semua harta warisan dikala ini dan masa depan untuk si kecil-si kecilnya. Pada bulan terakhir tahun 1614, dia menandatangani perjanjiannya, di mana dia menyalurkan perkebunan, tanah, dan harta milik salah satu si kecil-si kecilnya. Pada malam hari tanggal 20 Agustus 1614, Báthory mengeluh untuk pengawalnya bahwa tangannya dingin, kemudian dia menjawab, “Tak apa-apa, nyonya. Berbaring saja.” Ia pergi rehat dan ditemukan tewas keesokan paginya

Kasus Hilangnya Etan Patz Berakhir Tragis

Kasus Hilangnya Etan Patz Berakhir Tragis

Etan Kalil Patz ialah seorang Amerika anak yang berusia enam tahun terhadap 25 Mei 1979, saat ia menghilang dalam perjalanan ke nya halte bus sekolah yang berdekatan dengan situs slot uang asli di lingkungan SoHo di Lower Manhattan . Hilangnya dia mendukung mengenalkan gerakan anak hilang , yang tergolong undang-undang baru dan cara baru untuk menggali anak-anak hilang. Beberapa tahun setelah dia menghilang, Patz ialah tidak benar satu anak kesatu yang diprofilkan di “foto di karton susu” kampanye mula 1980-an. Pada tahun 1983, Presiden Ronald Reagan meyakinkan 25 Mei—peringatan hilangnya Etan—sebagai Hari Anak Hilang Nasional di Amerika Serikat.

Kasus Hilangnya Etan Patz Berakhir Tragis

Beberapa dasawarsa kemudian, diputuskan bahwa Patz udah dilarikan dan dibunuh terhadap hari yang sama saat dia hilang. Kasus ini diakses pulang terhadap tahun 2010 oleh kantor Kejaksaan Distrik Manhattan. Pada tahun 2012, FBI mencari area bawah tanah dari TKP yang dikira di sekitar kediaman Patz namun tidak menemukan bukti baru. Pedro Hernandez—seorang terduga yang mengaku—didakwa dan didakwa akhir tahun tersebut atas dakwaan pembunuhan tingkat dua dan penculikan tingkat kesatu.

Pada tahun 2014, kisah kriminal mengerikan ini melewati serangkaian persidangan guna memilih apakah pengakuan Hernandez sebelum dia menerima hak Miranda atau tidak. Secara hukum dapat di terima di pengadilan. Persidangannya di mulai terhadap Januari 2015 dan selesai bersama pembatalan persidangan terhadap Mei itu, saat tidak benar satu dari 12 juri bertahan. Sidang pulang di mulai terhadap 19 Oktober 2016, dan diselesaikan terhadap 14 Februari 2017, setelah sembilan hari musyawarah, saat juri meyakinkan Hernandez bersalah atas pembunuhan dan penculikan. Hernandez dijatuhi hukuman 25 tahun penjara seumur hidup terhadap 18 April 2017. Hernandez tidak dapat mengisi syarat guna pembebasan bersyarat sekitar 25 tahun.

Hari Pertama Kehilangan

Pada pagi hari tanggal 25 Mei 1979, Etan meninggalkan apartemen SoHo- nya di 113 Prince Street sendirian guna kesatu kalinya, berencana berlangsung dua blok guna naik bus sekolah di West Broadway dan Prince Street. Dia mengenakan topi pilot “Kapten Penerbangan Masa Depan” hitam, jaket korduroi biru, jeans biru, dan sepatu kets biru bareng garis-garis neon. Dia tidak pernah naik bus.

Di sekolah, guru Etan menyadari ketidakhadirannya namun tidak melaporkannya untuk kepala sekolah. Ketika Etan tidak pulang ke lokasi tinggal sepulang sekolah, ibunya Julie menelepon polisi. Pada awalnya, semua detektif beranggap Patze sebagai terduga yang mungkin, tetapi bareng cepat meyakinkan bahwa mereka tidak terlibat. Pencarian intensif di mulai malam itu, memanfaatkan nyaris 100 petugas polisi dan satu kesebelasan anjing pelacak . Pencarian berlanjut sekitar berminggu-minggu. Tetangga dan polisi mengecek kota dan menanam poster anak hilang yang memperlihatkan potret Etan, namun ini menghasilkan tidak banyak petunjuk.

Kisah Cleveland Torso Murderer

Kisah Cleveland Torso Murderer , Sosok Pembunuh Yang Masih Misterius

Kisah Cleveland Torso Murderer – Pada tahun 1935 hingga 1938 , Kingsbury Run, Cleveland, Ohio, Amerika Serikat (AS) bisa dibilang sebagai daerah yang paling kumuh , suram dan berbahaya di Amerika Serikat saat itu. Bisa dikatakan demikian sebab banyak sekali gelandangan dan orang buangan akibat dari peristiwa Depresi Besar yang melanda AS pada 1930-an. Di tahun tersebut juga banyak orang yang kehilangan pekerjaannya sehingga mengalami kesulitan ekonomi.

Kisah Cleveland Torso Murderer

 

Dilansir dari Mental Floss , beberapa area kosong di tempat itu bahkan dijadikan sebagai tempat pemukiman ala kadarnya oleh orang-orang miskin dan tunawisma. Sedangkan di bagian timur , daerah ini dipenuhi dengan bar , tempat judi , dan tempat bordil bernama “The Roaring Third”.

 

Tak hanya dikerumuni oleh para gelandangan dan tunawisma , Kingsbury Run juga sering terjadi tindak kriminal yang salah satunya adalah pembunuh berantai yang masih menjadi misteri dan belum terpecahkan hingga saat ini.

 

Pembunuh berantai itu bernama “The Cleveland Torso Murderer” atau “Pembunuh Batang Tubuh dari Cleveland”. Sebutan ini berasal dari kebiasaan si pembunuh tersebut yang sering memutilasi dan memotong motong tubuh para korbannya hingga menyisakan bagian tubuhnya saja tanpa lengan dan kaki alias torso.

 

Korban Korban Mutilasi

 

Reputasi Kingsbury Run sebagai tempat orang-orang buangan kian kuat setelah ditemukan penemuan mayat seorang wanita pada bulan September 1934 saat selesai bermain slot deposit termurah. Mayat wanita ini ditemukan mengambang di Danau Erie, Bratenahl. Karena ditemukan di dekat danau , wanita berusia 30 tahun yang tidak diketahui identitasnya ini dikenal dengan nama “Lady Of Lake”.

 

Menurut hasil otopsi , penyidik Kolonel A J Pierce menyatakan bahwa tubuh wanita itu telah dimutilasi pada bagian lutut. Pada tubuh korban juga ditemukan semacam bahan kimia yang membuat kulitnya menjadi kemerahan dan kasar.

Penemuan mayat wanita ini dianggap sebagai angin lalu , sebab pihak kepolisian belum menyadari bahwa wanita ini adalah korban dari rangkaian pembunuhan berantai yang dilakukan oleh Cleaveland Torso Muderer di tahun tahun berikutnya.

Satu tahun setelahnya , pihak kepolisian setempat berhasil menemukan 2 mayat lelaki yang telah terpotong di bagian pinggul di Bukit Jackass. Kondisi Slot Online mayat tanpa kepala ini ditemukan secara mengenaskan dalam kondisi terkebiri. Ketika ditemukan , tubuh dari korban sudah bersih dan terlihat diletakkan dengan sengaja di balik semak semak.

Setelah dilakukan identifikasi , korban ini adalah bernama Edward Andrassy. Pria berusia 28 tahun ini merupakan seorang homoseksual yang gemar mengunjungi rumah bordil The Roaring Third.

Belum cukup sampai situ , pihak kepolisian kembali menemukan mayat dengan kondisi yang serupa untuk yang ketiga kalinya. Kali ini korbannya diperkirakan seorang laki laki yang berusia 40 tahun , dimana kepala dan alat kelaminnya dipotong. Bahkan kulitnya telah diinjeksi dengan bahan kimia.

Menurut catatan ahli forensik, mayat tersebut telah meninggal selama berhari-hari. Sosok pembunuh terbukti telah mengawetkan mayatnya dengan cairan kimia.

Cleveland's infamous Torso Murders: 80 years later, the fascination endures  (vintage photos) - cleveland.com

Polisi masih terus menemukan kasus yang serupa hingga tahun 1938. Korbannya kini mulai merambat ke semua kalangan , baik itu pria dewasa , wanita hingga anak kecil sekalipun.

Dugaan Polisi Terhadap Sosok Pembunuh

Teror yang menimpa orang orang buangan di Kingsbury Run menimbulkan kepanikan massal masyarakat setempat. Hal yang ini membuat Direktur Keselamatan baru, Eliot Ness, menerima tekanan dahsyat dari masyarakat dan pejabat setempat.

Pihak kepolisian yang dipimpin oleh Kolonel A J Pierce menduga pembunuh sebagai orang yang mengerti anatomi tubuh. Hal ini terlihat dari penggalan kepala yang terpotong rapi dengan sekali tebas di leher.Jika pembunuh adalah seorang amatir , maka tidak mungkin potongan kepala ditemukan secara rapih dengan berbagai cairan kimia yang ada di dalam mayat-mayat tersebut.

Pihak kepolisian kemudian mengutus Detektif Peter Merylo dan Martin Zelewski untuk menyelidiki kasus ini. Sementara itu, Kolonel Pierce digantikan oleh Sam Gerber.

Kisah Ted Bundy

Kisah Ted Bundy , Psikopat Tampan Yang Tega Memenggal Para Mantan Kekasihnya

Kisah Ted Bundy – Banyak orang yang beranggapan jika psikopat disebabkan karena gangguan jiwa seseorang. Namun apa jadinya jika seorang psikopat adalah seseorang yang paham dan mengerti tentang kejiwaan ?

Psikopat yang kami maksud adalah Ted Bundy , seorang psikolog dengan paras tampan yang telah banyak membunuh wanita cantik. Tak hanya itu , Ted juga mengkoleksi potongan kepala dari para korban dan disimpan di dalam kamar apartemen pribadinya.

Penasaran sesadis apa psikopat yang satu ini ? Yuk langsung saja kita simak kisah Ted Bundy berikut ini.

Kisah Ted Bundy

Ted Bundy lahir di Burlington, Vermont, pada 24 November 1946. Ia merupakan anak yang lahir di luar pernikahan. Untuk menutupi malunya , sang Ibu terpaksa merahasiakan jika Ted adalah anak kandungnya. Kakek dan neneknya mengaku bahwa Bundy adalah anak mereka dan sang ibu dikenalkan sebagai kakak perempuannya.

Sangat mengetahui jika sosok kakak perempuannya ternyata adalah Ibu kandungnya sendiri , Ted merasa sangat syok dan mengalami kejatuhan mental. Sang Ibu menikah lagi , namun hubungan Ted dengan Ayah tirinya tidak pernah berjalan mulus. Bahkan segala upaya yang dilakukan oleh Ayah tirinya untuk mendekatkan diri dengan Ted tidak pernah berhasil.

Kisah Ted Bundy

Ted tumbuh menjadi pribadi yang pendiam dan penyendiri , namun ia menjadi salah satu sosok yang paling menonjol di universitasnya karena parasnya yang tampan dan otaknya yang cerdas. Pada tahun 1972 , Ted mendapatkan pacar pertamanya bernama Stephanie saat ia berkuliah di Universitas Washington. Namun sayangnya kisah percintaan Ted berujung teragis karena Stephanie meninggalkan dirinya tanpa alasan.

Ted yang sakit hati berobsesi untuk bisa menjadi seorang yang kaya raya dan membuat Stephanie menyesal atas perbuatannya tersebut. Setelah lulus kuliah , Ted terjun ke dunia politik dan menjadi juru kampanye kharismatik untuk Partai Republik.

Singkat cerita , Ted yang sudah memiliki harta berlimpah kembali menjalin hubungan dengan Stephanie. Bahkan ia berhasil meyakinkan Stephanie untuk menikah dengannya. Namun karena rasa balas dendam yang terlalu tinggi , Ted akhirnya meninggalkan Stephanie begitu saja.

Kisah Ted Bundy

Sakit hati Ted pada Stephanie sepertinya belum juga terpuaskan. Setelah kembali putus dari cinta pertamanya , Ted menjadi semakin gila. Ia selalu mendapatkan wanita-wanita cantik ke dalam pelukannya. Namun sayangnya semua perempuan itu hanya menjadi pelampiasan dari dendam Ted pada sang cinta pertamanya saja.

Setelah mengencani dan menidurinya, Ted akan membunuh mereka dengan sadis lalu mengambil potongan kepalanya. Potongan kepala wanita-wanita cantik itu disimpan di apartemennya sebagai kenang-kenangan.

Beruntungnya ada salah satu dari korban Ted yang berhasil melarikan diri dan melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Ted akhirnya berhasil Slot Online Paling Gacor ditangkap dan dinterograsi oleh pihak kepolisian. Dari interograsi yang dilakukan , Ted diketahui telah membunuh kurang lebih 30 orang wanita yang berambut panjang dan menyimpan 12 potongan kepala di apartemennya.

Kisah Ted Bundy

Setelah menjalani persidangan, akhirnya Ted dijatuhi Hukuman mati dengan kursi listrik. Jenazah Ted kemudian dikremasi. Sebelum menjalani hukuman mati, Ted sempat meminta agar abu dari jasadnya untuk ditebar di pegunungan Cascade di Washington, salah satu tempat di mana ia pernah melakukan aksi pembunuhan kejinya itu.

Kisah Samuel Little , Pembunuh Berantai Amerika Yang Telah Membunuh 93 Orang

Kisah Samuel Little , Pembunuh Berantai Amerika Yang Telah Membunuh 93 Orang

Kisah Samuel Little – Samuel Little adalah seorang pria kelahiran 7 Juni 1940 , Reynolds , Georgia , Amerika Serikat. Little diketahui telah membunuh 93 orang selama hidupnya , namun baru 60 korban saja yang dikonfirmasi kebenarannya. Perbuatannya tersebut membuat Little divonis dengan hukuman empat hukuman seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat.

Kisah Samuel Little , Si Pembunuh Berantai Sadis Selama 4 Dekade

Akhir Kisah Samuel Little Sang Pembunuh Berantai dari 93 Wanita, Meninggal  pada Usia 80 Tahun - Serambi Indonesia

Hal ini berawal ketika Little ditangkap pada tahun 2012 lalu dengan kasus pembunuhan 3 orang yang belum terungkap pada tahun 1987 dan 1989 di Los Angeles County.

Little mengaku jika dirinya menargetkan orang orang lemah yang sebagian besar PSK atau pengguna narkoba. Little yang juga diketahui seorang petinju mengatakan jika dirinya meninju terlebih dahulu korbannya sebelum akhirnya mencekiknya.

Hal ini yang akhirnya membuat kasus pembunuhannya tidak selalu terdapat “tanda-tanda yang jelas” jika korbannya tersebut telah dibunuh dengan keji. Bahkan FBI saja menganggap korban pembunuhan Little sebagai penyalahgunaan narkoba atau kecelakaan.

“Selama bertahun-tahun, Little percaya bahwa dirinya tidak akan tertangkap karena dia berpikir tidak seorangpun memperhatikan korbannya,” kata analis kejahatan FBI, Christie Palazzolo.

Karena banyaknya kasus pembunuhan yang belum dikonfirmasi , para pejabat mencoba judi online berbagai cara untuk membuat Little mengatakan semua kejadian sadis yang telah ia lakukan.

Dari lima kasus yang dikatakan oleh Little , ada satu kasus dimana Little bertemu dengan seorang perempuan transgender muda kulit hitam yang bernama Marianne atau Mary Ann di Miami, Florida , di tahun 1970-an.

Little mengatakan jika dirinya telah membunuh wanita 19 tahun tersebut di sebuah jalan kecil dekat kebun tebu. Mayat Marianne diseret dan dibiarkan jatuh tengkurap.

“Tanahnya gembur, saya meninggalkannya dan membiarkannya jatuh tengkurap.”

Little kemudian mengikuti Violent Criminal Apprehension Program (ViCAP) FBI yang merupakan analisa skema untuk menganalisa pelaku kejahatan kekerasan dan seksual berantai dan berbagi informasi dengan badan penegakan hukum setempat untuk memeriksa silang kejahatan yang belum terungkap.

Tim ViCAP dan petugas setempat mencoba mewawancarai Little mengenai kasusnya tersebut, Little pun setuju , dengan syarat jika dirinya harus dipindahkan ke penjara lain. Di sini James Holland yang merupaka petugas Texas berhasil mewawancarai Little setiap hari sehingga mendapatkan gambaran lengkap kasus pembunuhannya.

Kisah Samuel Little

Ternyata Little tidak hanya melakukan kasus pembunuhan saja , namun ia juga melakukan tindak kejahatan lainnya seperti penipuan , pengutilan , perampokan bersenjata , pemerkosaan yang telah dilakukannya di 8 negara bagian selama kurun waktu 1970 – 2005.

PENGALAMAN MISTIS SAAT MENDAKI SALAH SATU GUNUNG DI GARUT ! HII SEREM BANGET !

Siapa yang memiliki hobi mendaki gunung ? jika kamu memiliki hobi mendaki gunung pasti kamu sudah merasakan bagamaina rasanya menaklukan gunung dari bawah hingga puncak. Disamping keseruan mendaki gunung tidak bias dipungkiri gunung memiliki area pribadi nya masing masing misal nya adalah kemistisan yang menyimpan hal hal misterius dan juga sulit untuk di cerna oleh nalar manusia sekarang kami akan menjelaskan tentang pengalaman seseorang pada saat pendakian di sebuah gunung di garut jawa barat, apakah kamu penasaran jangan lama lama deh langsung aja kita ulas yuk!

Read More